Penelitian Pemberdayaan Perempuan di sektor Perikanan dilakukan di Kecamatan Semau merupakan bentuk kerjasama antara UDN dengan Universitas Airlangga yang didukung pemerintah Mitra Inklusi dan Pemerintah Indonesia dalam rangka menggali kontribusi dan permasalahan yang dihadapi oleh nelayan perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Hasil penelitian menjadi acuan untuk bersama pemeritah melakukan diskusi memetaan policy gab, untuk dapat melakukan policy making atau policy reform yang dibutuhkan dan memberikan rekomendasi program/intervensi untuk peningkatan pemberdayaan perempuan untuk dapat meningkatkan kondisi sosial ekonomi rumah tangga nelayan.
Penelitian ini mengukur pemberdayaan disektor perikanan melalui 5 domain yaitu produksi, sumber daya, pendapatan, kepemimpinan dan waktu. Selain itu melihat karakter individu berdasarkan usia, pendidikan dan statur perkawinan.Pengamatan juga dilakukan terkait kegiatan disektor pertanian dengan melihat aktivitas sektor perikanan, status pekerjaan, distribusi pendapatan, distribusi modal, kendala yang di alami dan kerugian yang dialami.
Hal ini menjawab persoalan yang dihadapi keluarga nelayan yang mengeluhkan berkurangnya produksi yang diakibatkan oleh perubahan iklim, situasi perairan yang terkontaminasi limbah baik padat maupun cair. Dari produksi rumput laut sendiri dihadapkan pada penyakit kutu putih atau dikenal ice-ice, produksi ikan berkurang karena angin yang tidak dapat diprediksi yang menyebabkan nelayan tidak melaut dan tingginya gelombang akibat angin dan iklim tak pasti.
